BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M didampingi Wakil Bupati, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M bersama Wakil Ketua TP PKK Bone Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, SP., menghadiri Festival Literasi Kabupaten Bone Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Watampone Green Epicentrum, Jl. Kalimantan, Rabu (10/12/2025).

Ribuan pelajar, pegiat literasi, guru, hingga komunitas kreatif menyatu dalam satu ruang yang menghadirkan atmosfer belajar, berkarya, dan berbagi gagasan.

Dalam kesempatan tersebut Festival Literasi Bone 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan menarik, meliputi: Pameran buku, Bazar kuliner, Diskusi literasi, Ruang kreativitas anak, Panggung komunitas, Kolaborasi pegiat literasi, pelajar, dan mahasiswa

Bupati Bone menyempatkan memberikan arahan sebelum melanjutkan agendanya menuju Kecamatan Ponre untuk menyambut kedatangan Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP.

Perhelatan ini berlangsung meriah dan menjadi ajang besar dalam upaya meningkatkan minat baca serta memperkuat budaya literasi di Kabupaten Bone.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone Andi Musafir, Ketua Komisi IV DPRD Bone A. Muh. Salam, serta perwakilan Dinas Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengapresiasi capaian Dinas Perpustakaan Bone yang berhasil membawa daerah ini meraih prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.

“Selamat kepada Dinas Perpustakaan yang berhasil membuat kegiatan pusat di daerah, kemudian membawa Kabupaten Bone juara tingkat provinsi dan nasional,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan literasi bukan sebatas seremoni tahunan, melainkan bagian penting dari visi pemerintah daerah yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung penguatan literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Kabupaten Bone. Literasi, menurutnya, adalah fondasi perubahan dan kemajuan daerah.

“Festival Literasi ini merupakan suatu kehormatan karena menampilkan literasi binaan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bone. Yang terpenting, kita sudah memiliki satu perpustakaan bertaraf nasional, yakni Perpustakaan Mandiri Desa Bacu, Kecamatan Barebbo,” tegasnya.

Mantan Camat Barebbo ini menekankan pentingnya gerakan literasi yang berkelanjutan agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bone, Andi Musafir, mengungkapkan bahwa Festival Literasi Bone 2025 mengusung semangat “Literasi Kuat dalam Bingkai Bone Maberre”. Tema ini menggambarkan kalau literasi menjadi pintu masuk pengetahuan sekaligus fondasi bagi kemajuan budaya dan kreativitas masyarakat.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik sebagai ruang pengembangan minat baca dan penguatan kolaborasi antar komunitas literasi, sekolah, pemerintah, hingga masyarakat.

“Literasi adalah pintu menuju pengetahuan, kreativitas, dan budaya yang maju. Ini ruang untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus memperkuat jejaring literasi di Kabupaten Bone,” lanjut A.Musafir.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin menekankan perlunya membangun ekosistem literasi yang hidup, berkelanjutan, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Ekosistem literasi bisa kita kembangkan di Bone. Pemerintah Kabupaten Bone akan mendukung penuh,” tegasnya.

Mantan Anggota Komisi IV DPR RI ini juga mengingatkan bahwa literasi Indonesia masih perlu ditingkatkan, mengingat minat baca nasional berada di posisi ke-60 dunia. Karena itu, kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai formalitas semata, tetapi harus membawa dampak nyata bagi masa depan generasi Bone.

Wabup Bone turut mendorong sinergitas lintas sektor Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan, Badan Litbang, serta lembaga terkait lainnya untuk membangun budaya literasi yang kuat.

Festival Literasi Bone 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperluas akses literasi serta mendorong masyarakat untuk terus menggiatkan budaya membaca sebagai bagian dari identitas Bone yang maju, cerdas, kreatif, dan berdaya.

Momen ini juga menjadi ajang apresiasi bagi insan literasi. Pada kesempatan tersebut, diberikan penghargaan lomba perpustakaan tingkat Kabupaten Bone. Perpustakaan Mandiri Desa Bacu berhasil menjadi juara tingkat kabupaten, kemudian melaju sebagai juara tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, bahkan meraih Juara II Tingkat Nasional, sebuah pencapaian yang mengharumkan nama Bone di kancah nasional.

Semangat membaca, berkarya, dan belajar yang tumbuh dari festival ini diharapkan melahirkan inovasi baru, meningkatkan minat baca masyarakat, serta memperkuat komunitas literasi yang aktif dan menginspirasi. (*)