BONE — Pengurus Wahdah Islamiyah Bone, menggelar Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) XV serta dirangkaikan dengan pelepasan Santri Ibdu Qayyim Wahdah Islamiyah Bone serta menyerahkan uang pembinaan sebesar 20 juta rupiah.

Uang pembinaan diberikan kepada santri yang akan bertugas sebagai Dai dan Imam selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.

Kehadiran Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M menjadi momen penuh makna dan kehangatan ukhuwah Islamiyah.

Kegiatan tersebut digelar di Baruga Lateya Ri Duni, Rujab Bupati, Jl Petta Ponggawae, Ahad (25/01/2025) yang dihadiri oleh para pengurus Wahdah Islamiyah, ustaz, santri, serta peserta Mukerda dari berbagai wilayah di Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran Wahdah Islamiyah dalam membina umat, khususnya melalui dakwah dan pendidikan Al-Qur’an yang konsisten hingga ke pelosok desa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan penguatan pembinaan keagamaan di masyarakat. Bupati Bone menyerahkan bantuan dana operasional senilai Rp20juta yang diperuntukkan bagi kepada para dai dan penghafal Al-Qur’an yang akan mengemban amanah selama bulan Ramadan 1447 H/2026 M.

Bantuan ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh para santri dan pengurus Wahdah.

“Saya serahkan Rp20 juta untuk operasional santri yang bertugas selama bulan Ramadan. Semoga bisa membantu operasional aktivitas dakwah,” ucap Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman.

Ia juga berpesan kepada para dai dan imam agar senantiasa menjaga akhlak, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta mendoakan Kabupaten Bone dan para pemimpinnya agar mampu menjalankan amanah dengan baik.

“Mohon doakan daerah ini agar selalu diberi keberkahan dan para pemimpinnya dimudahkan dalam menjalankan tugas,” pesannya.

Tak hanya itu, suasana kegiatan semakin semarak ketika Bupati Bone memberikan hadiah sepeda kepada peserta yang berhasil menjadi pemenang kuis, menciptakan nuansa kebersamaan yang akrab dan penuh kegembiraan.

Pada kesempatan tersebut, H. Andi Asman Sulaiman juga menegaskan komitmennya untuk siap membantu kebutuhan mendesak Wahdah Islamiyah dan Pondok Pesantren, termasuk membuka peluang kerja sama di bidang peternakan telur sebagai upaya penguatan kemandirian ekonomi pesantren.

“Pesantren harus kita dorong tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tapi juga mandiri secara ekonomi,” ucap Bupati Andi Asman.

Sebagai langkah konkret sinergi dakwah, Bupati Bone turut mengajak 10 ustaz dan dai Wahdah Islamiyah untuk bergabung dalam Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bone tahun ini, guna memperkuat syiar Islam dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati Bone menyampaikan harapan besar akan dukungan doa dari seluruh elemen umat.

“Saya mohon doa dan dukungan. Doakan saya agar bisa mengantarkan Bone menjadi lebih baik lagi. Saat ini saya terus berupaya menjawab harapan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, dan sektor lainnya,” katanya lagi dengan penuh ketulusan.

Kegiatan MUKERDA XV Wahdah Islamiyah Bone ini pun menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan, dalam membangun Bone yang religius, berdaya, dan berkeadilan. (*)