BONE — Mewakili Bupati Bone, Penjabat Sekretaris Daerah, Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., menghadiri pembukaan Bakti Sosial Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Voli RSUD Tenriawaru Bone, Jl. Dr.Wahidin Sudirohusodo, Sabtu, (31/01/2026).

Bakti sosial ini dirangkaikan dengan kegiatan Senam Jantung Sehat serta Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh tenaga medis maupun nonmedis.

Hal itu sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir yakni Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, jajaran manajemen RSUD Tenriawaru, serta ratusan pegawai rumah sakit, baik tenaga medis maupun nonmedis.

Rangkaian acara diawali dengan Senam Jantung Sehat sebagai ajakan menerapkan gaya hidup aktif dan preventif.

Pj Sekda Bone Andi Tenriawaru mengapresiasi inisiatif PERKI yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kesehatan jantung berperan besar terhadap produktivitas dan kualitas hidup warga.

“Pemkab Bone mendukung penuh kolaborasi semacam ini. Selain menjaga kebugaran lewat senam, yang tak kalah penting adalah pemahaman tentang Bantuan Hidup Dasar. Keterampilan memberi pertolongan pertama saat terjadi henti jantung harus dimiliki semua pegawai rumah sakit,” ucapnya.

Agenda utama bakti sosial ini adalah simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi seluruh pegawai RSUD Tenriawaru.

Simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi gawat darurat medis yang bisa terjadi kapan saja di lingkungan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Direktur UPT RSUD Tenriawaru, dr. H. A. Muhammad Syahrir, M.Kes., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat mutu layanan dan keselamatan pasien.

“Kami ingin setiap personel, dari tenaga medis hingga staf administrasi, memiliki kompetensi penyelamatan nyawa. Ini merupakan bagian dari standar pelayanan prima yang terus kami bangun,” katanya.

Dr Syahrir berharap kegiatan ini berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bone, khususnya di sektor kesehatan.

Dengan jantung yang sehat serta respons medis yang cepat dan tepat, angka harapan hidup masyarakat Bone diharapkan terus meningkat.

Acara ditutup dengan sesi simulasi interaktif yang dipandu langsung dokter spesialis jantung dari PERKI. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, kompak mengenakan seragam olahraga putih. (*)