ZATERA.ID | BONE — Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, didampingi Wakil Bupati, H. Andi Akmal Pasluddin,  menghadiri peringatan malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriyah, yang berlangsung di Masjid Agung Al Ma’arif, Jl Jend Ahmad Yani, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini juga turut dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Plt. Kepala Kantor Kemenag Bone H. Muhammad Subhan, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Ketua MUI, para pimpinan OPD, Camat, dan masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “Mempedomani Al-Qur’an untuk Bone yang Lebih Baik demi kemuliaan Dunia dan Akhirat”.

Dalam sambutannya, Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, menyampaikan bahwa malam ke-17 Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan.

Bupati Bone mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan dengan melakukan ibadah-ibadah lainnya seperti membaca ayat suci Alquran, tadarus, berzikir, dan mengerjakan salat sunnah.

“Momentum malam Nuzulul Quran ini adalah kesempatan bagi kita untuk meningkatkan ketakwaan dan kualitas ibadah kita secara paripurna,” ucap Bupati Andi Asman Sulaiman.

Ia berharap umat Muslim dapat meraih keberkahan dari ibadah yang dijalankan sepanjang Ramadan. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat untuk mewujudkan kemajuan daerah yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an.

Bupati juga mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Bone. Selama satu tahun terakhir, meskipun belum secara maksimal. Ia berharap agar perangkat daerah dapat terus bekerja dengan ikhlas dan profesional dalam melayani masyarakat. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 329 kilometer yang dikerjakan melalui dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

“Perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa situasi keamanan di Bone selama bulan Ramadhan tetap kondusif berkat dukungan program dan kerja sama TNI dan Polri sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Di bidang ekonomi, Kabupaten Bone juga mencatat pertumbuhan sebesar 6,3 persen yang sebagian besar ditopang sektor pertanian. Capaian tersebut, menurut Bupati, tidak terlepas dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian.

Ia juga menyampaikan rencana menghadirkan pesantren terbesar di Bone yang telah mendapatkan perhatian dari Kementerian Agama dan diharapkan dapat segera terwujud.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang masih memiliki warisan utang sekitar Rp300 miliar. Namun, pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikannya secara bertahap tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat.

“Kami bekerja dengan ikhlas dan berharap doa dari seluruh masyarakat agar Bone mendapatkan keberkahan dan dukungan dari pemerintah pusat sehingga cita-cita membangun Bone yang lebih baik dengan pedoman Al-Qur’an dapat terwujud,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Bone menyerahkan Al’Qur’an kepada pengurus masjid. (*)