BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman didampingi Wakil Bupati, H. Andi Akmal Pasluddin, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda Bone, menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

Rakor yang dipimpin Bupati Bone tersebut berlangsung di Baruga La Teya Riduni Kompleks Rumah Jabatan Bupati, Jl Petta Ponggawae, Selasa, (23/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir  Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala OPD, Camat, Kabag Setda, Pimpinan Instansi vertikal, Pimpinan Organisasi, dan tamu undangan lainnya.

Rakor ini dalam rangka menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sehingga Pemerintah Kabupaten Bone mengonsolidasikan kekuatan lintas sektor demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Suasana rapat berlangsung dinamis, sarat dengan komitmen bersama untuk memastikan momentum Nataru berjalan aman dan kondusif.

Kegiatan diawali dengan pemaparan dari masing-masing unsur Forkopimda.

Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus menyoroti potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kemungkinan terburuk, terutama pada masa libur panjang akhir tahun.

Sementara itu, Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, menekankan bahwa Kabupaten Bone adalah milik bersama yang wajib dijaga secara kolektif.

Ia mengajak masyarakat mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) di desa dan kelurahan.

Lebih lanjut, Menurutnya, Kepolisian, telah menyiapkan pengamanan di seluruh objek vital, mulai dari pelabuhan, pasar, kawasan wisata, hingga rumah ibadah, dengan dukungan instansi terkait seperti Jasa Raharja, BPBD, Dishub, dan Damkar.

Sementara itu dari unsur penegak hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Mulyadi, menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi dinamika Nataru.

Ia menekankan bahwa kekompakan antar-lembaga menjadi kunci menjaga stabilitas daerah.

Isu narkotika turut menjadi perhatian serius. Ketua Pengadilan Negeri Watampone Andi Nurmawati,  mengatakan bahwa sekitar 80 persen perkara yang masuk ke PN Watampone berkaitan dengan narkotika.

Ia mengapresiasi atensi cepat Bupati Bone terkait rencana pembangunan balai rehabilitasi pecandu narkoba, serta mengajak masyarakat mulai dari lingkungan keluarga untuk memperkuat pengawasan dan aktivitas positif, khususnya bagi generasi muda selama libur Nataru.

Ketua Pengadilan Watampone juga berharap dukungan pemerintah daerah dalam sosialisasi penerapan KUHP dan KUHAP baru yang mulai berlaku 2 Januari 2026.

Hal senada disampaikan Kepala BNNK Bone AKBP H. Risman Sani, Berdasarkan analisis intelijen, akhir tahun menjadi periode rawan peredaran narkotika.

Dengan delapan pintu masuk ke wilayah Bone, ia mengajak seluruh stakeholder aktif memberikan informasi pencegahan. BNNK Bone juga menyatakan dukungan terhadap upaya deteksi dini, termasuk pengecekan urine di Pelabuhan Bajoe pada malam pergantian tahun.

Dari sisi pengamanan khusus, Danyon C Brimob Bone Kompol Rudi Mandaka, memastikan kesiapan penuh jajarannya. Dua kompi Brimob disiagakan untuk Nataru, didukung 30 personel Tim SAR, patroli malam Natal dan Tahun Baru, serta pengamanan di Pelabuhan Bajoe. Dengan wilayah tugas mencakup enam kabupaten, Brimob Bone siap memberikan dukungan maksimal.

Dukungan politik dan kelembagaan juga mengalir. Anggota DPRD Bone, Andi Purnama Sari, sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, mewakili Ketua DPRD Kabupaten Bone, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah daerah, khususnya program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Ia berharap perayaan Nataru tahun ini berlangsung tertib dan aman.

Dari unsur keagamaan, Ketua MUI Kabupaten Bone Prof. KH. M. Amir mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang mengarahkan perayaan malam Tahun Baru dengan kegiatan keagamaan.

Ia menekankan pentingnya meminimalisir penggunaan petasan saat waktu salat, serta mencegah konsumsi minuman keras dan penggunaan knalpot tidak standar demi menjaga ketenangan dan keselamatan bersama. (*)