
ZATERA.ID | BONE — Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, secara resmi membuka lomba olahraga tradisional mallanca dan terompah di Lapangan Merdeka, Jalan Petta Ponggawae, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, sekaligus upaya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal di tengah masyarakat.
Lomba tersebut diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat, dengan mempertandingkan dua jenis olahraga tradisional, yakni mallanca dan terompah.
Suasana penuh kebersamaan dan semangat tampak mewarnai jalannya perlombaan.
Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan dan keakraban, sekaligus melestarikan budaya warisan leluhur.
“Kita harus menjaga dan melestarikan budaya kita, karena ini adalah warisan leluhur yang sangat berharga,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat kekompakan antar peserta maupun masyarakat.
“Kita harus bersyukur atas kesempatan ini, dan terus menjaga kebersamaan serta kekompakan,” tambahnya.
Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya Bugis, sekaligus menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian tradisi di tengah perkembangan zaman.
Sekadar diketahui, mallanca merupakan olahraga tradisional khas Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai tradisi adu betis.
Permainan ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bugis, khususnya sebagai ungkapan rasa syukur usai panen raya. (*)




Tinggalkan Balasan