
Sebanyak 311 siswa dan 20 guru di SD Inpres Songkolo terpaksa tidak menikmati makan siang MBG karena mobil box pengantar makanan tidak lagi datang sejak Senin, 2 Februari 2026.
GOWA — Ratusan siswa dan guru SD Inpres Songkolo, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, tidak menerima jatah Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga hari terakhir. Program unggulan Presiden Prabowo tersebut terhenti akibat tidak beroperasinya SPPG Sokkolia.
Sebanyak 311 siswa dan 20 guru di sekolah itu terpaksa tidak menikmati makan siang MBG karena mobil box pengantar makanan tidak lagi datang sejak Senin, 2 Februari 2026.
Penanggung jawab MBG SD Inpres Songkolo, Nurmalasari, membenarkan kondisi tersebut.
“Benar, kalau hari ini tidak datang berarti sudah hari ketiga kami tidak dapat jatah MBG,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (4/2/2026).
Ia juga memastikan selama ini sekolahnya dilayani oleh SPPG Sokkolia.
“Selama ini pengantarannya lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Eka, pemilik SPPG Sokkolia, mengakui pihaknya menghentikan sementara layanan MBG.
“Kami berhenti sementara karena perbaikan infrastruktur,” tulisnya singkat melalui WhatsApp.
Namun saat ditanya lebih lanjut terkait jumlah sekolah yang terdampak serta skema pengalihan layanan MBG, Eka tidak lagi memberikan respons.
Camat Bontomarannu, Muh. Syafaat Surya Atmaja, mengaku baru mengetahui adanya sekolah yang tidak menerima MBG selama tiga hari.
“Terima kasih informasinya. Saya akan dalami dulu apa masalahnya. Saya juga baru tahu karena belum menerima laporan dari petugas BKKBN,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara Zatera.id, dengan tidak beroperasinya SPPG Sokkolia, terdapat sembilan sekolah di Kecamatan Bontomarannu yang tidak menerima MBG sejak Senin, 2 Februari 2026. Beberapa di antaranya adalah SD Inpres Songkolo, SD Negeri Borongkaluku, SD Inpres Borongrappo, dan SMP Negeri 3 Bontomarannu.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, belum memberikan tanggapan. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp masih berstatus satu centang.
(Aril)




Tinggalkan Balasan