Warga: Jangan Tunggu APBD

BONE – Mandeknya realisasi Program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD mendorong Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, mengambil langkah nyata dengan menimbun jalan tani menggunakan dana pribadi. Aksi kepedulian tersebut dilakukan di Dusun Toddang Bonga, Desa Teamusu, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Selasa (23/12/2025).

Penimbunan jalan tani ini dilakukan untuk memperlancar akses petani dalam mengangkut hasil pertanian. Selama ini, jalan tersebut kerap rusak dan berlumpur, terutama saat musim hujan, sehingga menyulitkan aktivitas warga menuju lahan pertanian.

Jalan tani tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat. Dengan adanya penimbunan, kini petani dapat melintas dengan lebih aman dan efisien.

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, yang juga politisi Partai Gerindra, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan inisiatif pribadi, bukan bagian dari program pemerintah.

“Ini murni inisiatif pribadi saya. Saya tidak ingin masyarakat terus menunggu, sementara kebutuhan akses jalan tani ini sangat mendesak bagi aktivitas pertanian warga,” ujar Andi Tenri Walinonong.

Ia menambahkan bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu masyarakat, meskipun program Pokir yang diusulkan belum terealisasi melalui anggaran daerah.

“Kalau kita punya kemampuan untuk membantu, maka jangan ragu melakukannya.
Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Aksi Ketua DPRD Bone tersebut mendapat apresiasi luas dari warga Toddang Bonga.

Masyarakat menilai perbaikan jalan tani ini memberikan dampak langsung terhadap kelancaran distribusi hasil panen dan penghematan biaya angkut.

Salah seorang petani setempat mengatakan bahwa selama ini mereka sering mengalami kerugian akibat sulitnya akses jalan.

“Sekarang kami tidak lagi kesulitan membawa hasil panen keluar dari kebun. Waktu tempuh lebih singkat dan biaya angkut juga berkurang,” ungkapnya.
Bahkan, sejumlah warga berharap langkah serupa dapat dilakukan oleh anggota DPRD lainnya, tanpa harus selalu menunggu realisasi anggaran dari APBD.

“Apa yang dilakukan Ibu Ketua DPRD ini seharusnya bisa dicontoh anggota DPRD lain. Kalau terus menunggu dari APBD, tidak ada jaminan kapan terealisasi, sementara kebutuhan masyarakat mendesak,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat juga berharap agar ke depan, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran secara permanen untuk peningkatan kualitas jalan tani di wilayah Kecamatan Ulaweng dan daerah pertanian lainnya di Kabupaten Bone.

Langkah Ketua DPRD Bone ini dinilai sebagai contoh kepemimpinan yang responsif, solutif, dan berpihak pada kepentingan rakyat, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berbuat bagi masyarakat. (*)