
MAKASSAR — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar menggelar Forum Kehumasan Tahun 2026 di Hotel Aston, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (22/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi komunikasi antara regulator dan operator pelabuhan.
Forum tersebut dihadiri seluruh pejabat dan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta para pemangku kepentingan Pelabuhan Makassar, termasuk PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar.

Mengusung tema “Memperkuat Sinergi Kehumasan untuk Pelayanan yang Humanis, Transparan, dan Profesional”, forum ini menekankan pentingnya kolaborasi kehumasan dalam mendukung pelayanan publik yang terbuka, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan digital.
Forum Kehumasan Tahun 2026 menghadirkan Ketua Persatuan Humas Sulawesi Selatan, Devi Khadaffi, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, ia menekankan peran strategis humas dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik, khususnya bagi institusi dan perusahaan yang bergerak di sektor pelayanan publik.
Kegiatan ini digagas oleh SMRT KSOP Utama Makassar, sebuah wadah humas digital yang didominasi generasi Gen Z dan Milenial. Inisiatif tersebut menjadi bentuk adaptasi kehumasan pemerintah terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi dan dinamika komunikasi publik.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Kepala Kantor KSOP Utama Makassar, Ir. John Kennedy, M.Eng., M.M., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., menyampaikan bahwa forum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi dan harmonisasi antar pemangku kepentingan pelabuhan.
“Koordinasi informasi yang baik sangat penting agar pesan yang diterima masyarakat akurat, cepat, dan terintegrasi,” tegasnya.
Sementara itu, Humas Pelindo Regional 4 Makassar, Hari E. Rahardjo, menyebut forum ini memiliki peran penting dalam memperkuat kolaborasi kehumasan di lingkungan Pelabuhan Makassar.
Menurutnya, derasnya arus digitalisasi informasi menuntut kesiapan bersama dalam menjaga reputasi perusahaan.
“Pembelajaran bersama seperti ini penting untuk meminimalkan potensi isu dan krisis komunikasi sejak dini,” ujarnya.
Dalam kesempatan terpisah, General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menyambut positif pelaksanaan forum tersebut.
Ia menegaskan bahwa kehumasan bukan semata tugas unit humas, melainkan tanggung jawab seluruh insan perusahaan.
“Komunikasi yang cepat, tepat, dan transparan adalah kunci membangun citra positif. Pelindo akan terus memperkuat peran humas sebagai pilar penting dalam manajemen krisis dan reputasi perusahaan ke depan,” tandasnya. (idj)







Tinggalkan Balasan