
ZATERA.ID | MAKASSAR — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar menggelar Safety Forum Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dikemas dalam kegiatan safety talk, safety briefing, dan safety culture bagi buruh porter bagasi di Terminal Penumpang Anging Mamiri, Pelabuhan Makassar, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat penerapan budaya K3 di lingkungan kerja pelabuhan yang memiliki risiko tinggi.
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 600 buruh porter bagasi yang sehari-hari bertugas melayani proses embarkasi dan debarkasi penumpang. Fokus utama forum ini adalah meningkatkan kesadaran serta pemahaman pekerja terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam mendukung operasional pelabuhan.
Acara ini turut dihadiri jajaran manajemen Pelindo Regional 4 Makassar, Port Facility Security Officer (PFSO) Pelabuhan Makassar, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Soekarno Hatta, serta sejumlah pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan.
Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Safety Forum K3 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, memperkuat implementasi, serta membangun budaya K3 secara berkelanjutan di area pelabuhan.
Menurut Iwan, aspek produktivitas dan efisiensi biaya operasional harus berjalan beriringan dengan penerapan standar keselamatan kerja. Ia menegaskan bahwa K3 tidak boleh dipandang sebatas kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya yang tumbuh dari kesadaran kolektif seluruh pekerja.
“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi budaya kerja. Dengan demikian, produktivitas dapat meningkat, aset perusahaan terlindungi, dan keberlangsungan usaha tetap terjamin,” ungkap Iwan Sjarifuddin dalam keterangannya.
Ia juga menekankan bahwa buruh porter bagasi merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada penumpang. Karena berhadapan langsung dengan pengguna jasa, pemahaman dan penerapan budaya K3 menjadi sangat penting agar setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat serta selamat.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen puncak turut terlibat langsung dengan memberikan paparan materi safety talk, safety briefing, dan safety culture sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penguatan budaya keselamatan kerja.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama penerapan budaya K3 di Pelabuhan Makassar.
Melalui forum ini, Pelindo Regional 4 Makassar menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan perlindungan tenaga kerja, mematuhi regulasi, serta mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja melalui penyediaan anggaran, alat pelindung diri (APD), pelatihan, dan penerapan standar operasional prosedur kerja aman demi meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan nasional.(idj)




Tinggalkan Balasan