
ZATERA.ID, BONE — Tumpukan sampah yang mengotori kawasan pesisir Tanggul Bajoe menjadi alarm serius bagi kondisi lingkungan di Kabupaten Bone.
Ratusan kilogram sampah yang didominasi limbah rumah tangga dan kiriman dari laut ditemukan menumpuk di sepanjang tanggul yang selama ini menjadi salah satu wajah kawasan pesisir Bone.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Bone mengerahkan satgas kebersihan bersama unsur lintas instansi dan masyarakat untuk melakukan pembersihan massal di kawasan Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu (17/6/2026).
Namun, persoalan yang disorot bukan hanya tumpukan sampah yang berhasil diangkut, melainkan ancaman pencemaran pesisir yang terus berulang jika tidak diikuti perubahan perilaku masyarakat dan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi salah satu tantangan utama di wilayah pesisir.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi penyebab utama tercemarnya lingkungan, termasuk kawasan laut dan tanggul.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Sampah yang dibuang sembarangan pada akhirnya kembali mencemari lingkungan dan mengancam kawasan pesisir,” ujarnya.
Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah kecamatan mulai menyiapkan pembentukan bank sampah dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Kelurahan Bajoe.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang selama ini berakhir di pesisir dan laut.
Rencana tersebut dinilai penting mengingat Tanggul Bajoe bukan hanya ruang publik, tetapi juga salah satu kawasan strategis yang menjadi pintu masuk aktivitas masyarakat dan perekonomian pesisir Bone.
Selain mengganggu estetika kawasan, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan masyarakat serta merusak ekosistem pesisir jika dibiarkan terus menumpuk.
Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan aksi bersih-bersih berkala. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan agar kawasan pesisir tetap bersih dan terbebas dari pencemaran.
Dengan dorongan pembentukan bank sampah dan TPS 3R, Pemkab Bone berharap penanganan sampah tidak lagi berfokus pada mengangkut sampah yang sudah menumpuk, tetapi mulai menyelesaikan masalah dari sumbernya. (*)




Tinggalkan Balasan