
ZATERA.ID | BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) X PC 1916 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI–Polri (KB FKPPI) Kabupaten Bone.
Muscab berlangsung di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati, Jl Petta Ponggawae, Rabu, (11/03/2026).
Muscab dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh unsur Pengurus Daerah XIX KB FKPPI Sulawesi Selatan, di antaranya Wakil Ketua H. Hoist Zulkarnain Bachtiar dan Sekretaris, H. Nawir R.
Anggota DPRD Sulsel, Anggota DPRD Bone, Dewan Pembina, unsur Forkopimda Kabupaten Bone, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, keluarga besar PEPABRI, serta para Ketua Rayon KB FKPPI se-Kabupaten Bone.
Dalam Muscab, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, secara aklamasi ditetapkan dan dipercaya untuk memimpin PC 1916 KB FKPPI Bone untuk masa bakti 2026–2031.
Keputusan tersebut diambil dalam sidang paripurna Muscab yang dipimpin oleh presidium sidang.
Muscab kali ini mengangkat tema “FKPPI Membangun Negeri Menuju Kabupaten Bone yang Maberre: Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan.”
Dalam laporan Sekretaris panitia pelaksana, Aris Mulking, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab berlangsung lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk dukungan penuh dari Bupati Bone serta seluruh pengurus dan anggota FKPPI Bone.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Bupati Bone adalah putra prajurit TNI. Semoga ke depan FKPPI Bone semakin maju dan terus berjaya,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bone mengatakan Muscab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat solidaritas keluarga besar FKPPI.
“Hari ini menjadi bagian dari sejarah keluarga besar FKPPI. Organisasi ini merupakan warisan kebersamaan yang lahir dari kontribusi orang tua kita,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh anggota FKPPI agar aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan keagamaan, sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kita akan membangkitkan kembali semangat FKPPI. Seluruh anggota harus terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan,” tegasnya.
Andi Asman juga memaparkan sejumlah rencana program kerja ke depan, termasuk upaya meningkatkan kesejahteraan dan derajat keluarga besar FKPPI di Kabupaten Bone.
Wakil Ketua Bidang Organisasi PD XIX FKPPI Sulawesi Selatan, Hois Zulkarnain Bachtiar, menekankan pentingnya memegang teguh lima tekad FKPPI sebagai landasan organisasi dalam menjalankan program kerja.
Menurutnya, FKPPI harus mampu melahirkan kader-kader yang mandiri secara ekonomi, profesional secara intelektual, serta siap menjadi pelaku pembangunan di daerah.
“FKPPI adalah wadah keluarga besar tanpa memandang pangkat atau jabatan orang tua. Kita semua memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi bangsa dan daerah,” jelasnya.
Hois Zulkarnain Bachtiar juga menilai FKPPI Bone memiliki peluang besar untuk berkembang karena dipimpin oleh figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap anggota organisasi.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, keluarga besar FKPPI Bone diharapkan semakin solid dan mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah, sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para prajurit pendahulu. (*)




Tinggalkan Balasan