ZATERA.ID, MAKASSAR — Momentum Iduladha dimanfaatkan Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani untuk menegaskan bahwa partai politik tidak cukup hanya hadir saat momentum elektoral, tetapi juga harus dekat dengan masyarakat dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Hal itu terlihat saat pelaksanaan Salat Iduladha bersama kader dan warga di Kantor DPW Partai Perindo Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (27/5/2026).

Usai salat, Abdul Hayat menyoroti makna pengorbanan dalam Iduladha yang menurutnya relevan dengan kehidupan berorganisasi dan pengabdian di dunia politik.

“Dengan momentum ini, kita berharap bahwa segala hal itu butuh pengorbanan, termasuk berpartai. Apa yang kita inginkan dari pengorbanan itu adalah ridha Allah,” ujarnya.


Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel itu menilai nilai kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi bagian penting yang tidak boleh hilang dalam aktivitas politik.

Menurutnya, kebahagiaan akan lebih bermakna ketika dirasakan bersama masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.

“Kalau persoalan-persoalan itu hanya dinikmati tertentu, menurut saya kurang afdal. Tapi kalau kita mencoba menikmati bersama masyarakat dan semua lapisan, itu nilainya tidak terhingga,” katanya.

Abdul Hayat juga berharap pelaksanaan Salat Iduladha bersama masyarakat di kantor partai dapat menjadi tradisi tahunan Perindo Sulsel.

Ia menyebut keterbukaan partai kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan menjadi cara membangun kepercayaan publik bahwa partai tidak berjarak dengan warga.

“Sekalipun sederhana, ini menjadi contoh bahwa partai hadir untuk memberikan dampak di tengah masyarakat,” tuturnya. (*)