
GOWA — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Gowa menggelar Sosialisasi Pengisian Formulir Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dari Peace Room Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/1/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DiskominfoSP Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait pengisian formulir survei SPBE sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Digitama sebagai konsultan penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE Kabupaten Gowa.
“Data hasil survei ini akan menjadi instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa, sekaligus memotret kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh SKPD,” ujar Andi Tenriwati.
Ia menjelaskan, aspek yang dikaji dalam survei tersebut meliputi layanan, aplikasi, infrastruktur, tata kelola, serta data dan informasi.
Oleh karena itu, pengisian formulir harus dilakukan secara cermat dan bertanggung jawab.
“Pengisian ini sangat penting karena akan menghasilkan data yang valid dan dapat digunakan secara optimal. Kami mengharapkan data yang akurat, konsisten, dan faktual sesuai kondisi riil di masing-masing OPD, serta selaras dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dan dokumen perencanaan yang dimiliki,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Tenriwati mengungkapkan bahwa penyusunan SPBE tahun ini dilakukan seiring dengan penetapan ulang atau zeroing indeks SPBE nasional.
Pada tahun 2024, Kabupaten Gowa mencatatkan indeks SPBE sebesar 3,62. Namun, dengan kebijakan sistem baru, seluruh daerah akan memulai kembali dari indeks nol.
“Kita mulai dari awal lagi, dan target kita sejalan dengan target nasional, yakni indeks SPBE 1,6 pada tahun 2026,” tambahnya.
Olehnya itu, ia berharap seluruh SKPD dapat berpartisipasi aktif dalam proses pengumpulan data dan validasi informasi SPBE agar Kabupaten Gowa mampu menjadi daerah strategis menuju Pemerintahan Digital (PEMDI) yang lebih terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis teknologi.
“Transformasi digital ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data, serta menjadi fondasi dalam mewujudkan visi Kabupaten Gowa sebagai daerah dengan pemerintahan digital yang adaptif dan inovatif,” pungkasnya.
Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Kepala Subbagian Perencanaan lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, perwakilan Kecamatan Somba Opu, serta menghadirkan Mahardika dari Digitama sebagai narasumber. (*)




Tinggalkan Balasan