ZATERA.ID, MAKASSAR — Persoalan drainase rawan banjir, data bantuan sosial yang dinilai tidak akurat, hingga keterbatasan armada pengangkut sampah menjadi keluhan utama warga.

Aspirasi itu terungkap dalam agenda reses Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti, di daerah pemilihannya yang meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang, dan Tamalate (Mamarita).

Aspirasi itu mengemuka dalam salah satu titik reses yang berlangsung di Jalan Beruang Selatan, RT 01 RW 03, Kelurahan Labuang Baji, Kecamatan Mamajang, Kamis (21/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyoroti kondisi sejumlah drainase yang mengalami sedimentasi dan dinilai menjadi salah satu pemicu genangan hingga banjir di beberapa kawasan permukiman.

Budi Hastuti menyebut persoalan pengerukan drainase menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga, khususnya di wilayah yang selama ini masih terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

“Rata-rata yang banyak disampaikan warga itu soal pengerukan drainase. Di beberapa wilayah masih ada banjir, sehingga itu yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Selain infrastruktur, warga juga menyoroti penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran.

Sejumlah penerima bantuan disebut masih tercatat meski sudah pindah domisili, sementara warga yang dianggap layak justru belum terakomodasi.

Menanggapi hal itu, Budi menilai pembaruan data penerima bansos harus dilakukan secara berkala, transparan, dan dikawal agar tidak menimbulkan ketimpangan di tengah masyarakat.

“Memang harus ada updating data. Jangan sampai yang sudah pindah masih terdaftar, sementara yang layak belum masuk,” katanya.

Persoalan pengelolaan sampah juga masuk dalam daftar keluhan warga. Mereka meminta penambahan armada pengangkut sampah karena beberapa unit dinilai sudah tidak layak beroperasi, sementara volume sampah terus meningkat.

Sebagai legislator Komisi D DPRD Makassar, Budi memastikan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa dan dikawal ke instansi terkait agar tidak berhenti hanya sebagai catatan reses.

“Semua aspirasi ini akan saya tindak lanjuti dan saya kawal sesuai dinas terkait agar bisa direalisasikan,” tegasnya. (*)